Dampak negatif perubahan sosial

Dampak Negatif
Dampak negatif perubahan sosial mengarah pada kemunduran yang ditandai dengan adanya tindak kriminalitas, konflik sosial, deviasi sosial, serta berbagai masalah sosial lainnya. Hal inilah yang menunjukkan adanya dampak negatif atas perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat. Adapun dampak negatif perubahan sosial yang terjadi akibat modernisasi dan globalisasi antara lain:
1. . adanya disorientasi nilai dan norma yang berlaku.
2. munculnya konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal.
3. tidak berfungsinya lembaga sosial secara optimal.
4. munculnya krisis multidimensi dalam masyarakat.
5. terjadinya kerusakan lingkungan akibat perubahan pola hidup.
6. menimbulkan degradasi kualitatif tatanan sosial.

 

Dampak Negatif :

  1. Pola hidup konsumtif
  2. Sikap individualistic
  3. Gaya hidup kebarat-baratan
  4. Kesenjangan sosial

 


 

 

CONTOH DAMPAK NEGATIF PERUBAHAN SOSIAL

  1. Pengaruh westernisasi terhadap perubahan social budaya masyarakat Indonesia

Sebagai contoh warga Indonesia sendiri banyak yang menyalah gunakan produk industri, misalnya thank top yang diluar negeri digunakan pada musim panas, akan tetapi di Indonesia malah digunakan untuk bergaya di depan umum. Hal ini terjadi karena masyarakat Indonesia latah terhadap perubahan. Mereka menganggap pakaian produksi negara Barat tersebut sesuai dengan budaya Timur yang dianut oleh bangsa kita Indonesia. Selain itu masalah norma berperilaku dalam kehidupan masyarakat, kita tahu bahwa orang Jawa terkenal dengan “unggah-ungguhnya” apabila bertemu dengan orang lain, namun di era modernisasi ini orang-orang semakin jarang melakukannya banyak diantara mereka yang justru cuek bebek dan selalu menunjukkan bahwa seolah-olah orang itu hidup sendirian (individualis), padahal kita tahu sikap dan gaya individualis adalah gaya orang-orang Barat, dan tidak sesuai dengan budaya Timur negara kita.
Untuk itulah diperlukan kesadaran bersama baik pemerintah maupun masyarakat, serta dilakukan penanaman, penghayatan, dan pengamalan lebih mengenai pengetahuan akan kepribadian ataupun jati diri bangsa kita sehingga nantinya budaya asli kita tidak akan hilang tergilas oleh perkembangan roda zaman yang diboncengi masuknya berbagai budaya asing ke dalam negara kita. Masyarakat harus bisa mengambil hal-hal yang baik dari suatu budaya asing serta membuang hal-hal yang buruk dari budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian maupun jati diri bangsa kita.

 

  1. 2.      contoh warga Indonesia sendiri banyak yang menyalah gunakan produk industri, misalnya thank top yang diluar negeri digunakan pada musim panas, akan tetapi di Indonesia malah digunakan untuk bergaya di depan umum. Ini yang menimbulkan banyak kontroversi di kalangan masyarakat, apalagi masyarakat yang muslim yang mewajibkan seorang perempuan untuk berjilbab. Budaya barat ini sangat bertentangan dengan adat istiadat, norma, dan ilmu agama. Yang lebih parah lagi tentang aktifitas malam yang sering dilakukan orang-orang berbudaya barat, mereka lebih sering berada di cafe-cafe pinggir jalan yang biasa disebut cafe remang-remang ataupun berada di club-club yang di gunakan untuk klabing dan hanya untuk kesenangan sesaat saja seperti mabuk-mabukan, berjudi, dan main perempuan ini yang menimbulkan perubahan yang sangat merugikan bangsa Indonesia yang dulunya lebih sering menggunakan aktifitas malam untuk istirahat ataupun melaksanakan suatu kegiatan seperti pengajian ataupun berkumpul dengan keluarga.

 

 

 

 

 

 

 Selain itu kebiasaan orang barat yang glamour dengan mengadakan pesta-pesta yang sebenarnya menurut kepribadian bangsa Indonesia kegiatan pesta hanya semata-mata membuang biaya saja, lebih baik kita merayakan suatu acara atau kegiatan dengan syukuran semata-mata untuk mensyukuri sesuatau yang diberikan oleh Allah, jangan dengan mengadakan pesta yang glamour yang hanya menimbulkan banyak kerugian, biasanya juga saat pesta ada kegiatan yang tidak sesuai dengan nilai agama seperti mabuk-mabukan dan lain-lain. Menyangkut dengan pesta yang mengikuti budaya barat secara otomatis kegiatan pesta ini dilakukan oleh orang-orang yang memiliki pergaulan yang tidak sesuai dengan  adat dan karakteristik bangsa Indonesia. Pergaulan yang sekarang nampak di sekitar kita ini merupakan pergaulan yang telah terkontaminasi dengan budaya barat, banyak di kalangan anak remaja yang telah mengenal seks bebas ataupun narkoba dan obat-obatan terlarang itulah salah satu contoh pengaruh budaya barat yang merusak penerus-penerus bangsa indonesia. Adapun dalam lingkungan bermasyarakat kebiasaan orang barat yang telah merubah kesadaran masyarakat Indonesia yang terkenal dengan kesopanan dan keakraban apabila bertemu dengan orang lain walaupun kita belum mengenalnya dan juga mengaplikasikan secara baik bahwa kita adlah makhluk sosial yang saling membutuhkan, namun di era modernisasi ini orang-orang semakin jarang melakukannya banyak diantara mereka yang justru cuek dan selalu menunjukkan bahwa seolah-olah orang itu hidup sendirian (individualis), padahal kita tahu sikap dan gaya individualis adalah gaya orang-orang Barat, dan tidak sesuai dengan budaya negara kita

 

  1. 3.      Hedonisme

Remaja sangat antusias terhadap adanya hal yang baru. Gaya hidup hedonis sangat menarik bagi mereka. Daya pikatnya sangat luar biasa, sehingga dalam waktu singkat munculah fenomena baru akibat paham ini.

Fenomena yang muncul, ada kecenderungan untuk lebih memilih hidup enak, mewah, dan serbakecukupan tanpa harus bekerja keras. Titel “remaja yang gaul dan funky ” baru melekat bila mampu memenuhi standar tren saat ini.

Yaitu minimal harus mempunyai handphone, lalu baju serta dandanan yang selalu mengikuti mode. Beruntung bagi mereka yang termasuk dalam golongan berduit, sehingga dapat memenuhi semua tuntutan kriteria tersebut.

Akan tetapi bagi yang tidak mampu dan ingin cepat seperti itu, pasti jalan pintaslah yang akan diambil. Tidaklah mengherankan, jika saat ini muncul fenomena baru yang muncul di sekitar kehidupan kampus.

Misalnya adanya “ayam kampus” (suatu pelacuran terselubung yang dilakukan oknum mahasiswi), karena profesi ini dianggap paling enak dan gampang menghasilkan uang untuk memenuhi syarat remaja gaul dan funky.

 

Hidup adalah kesempatan untuk bersenang-senang bagi mereka. Masa bodoh dengan kuliah, yang penting have fun tiap hari. Hal ini bisa dianggap sebagai efek fenomena free sex yang melanda kehidupan kaum muda sekarang.

Sudah tentu, jika anggapan tentang seks bebas diterapkan ke tengah-tengah pergaulan remaja, pastilah tidak etis. Sebab, bangsa kita menganut adat-istiadat timur yang menganggap seks sebagai hal yang sakral.

Kemudian contoh kasus lain lagi, yaitu praktik jual beli nilai di kampus yang sekarang sedang merebak. Jika dilihat lebih jauh, ternyata itu juga dampak dari gaya hidup hedonis yang melahirkan adanya mentalitas instan.

 

  1. Karena sudah mendarah daging maka sifat konsumtif inimenjadi maniak tanpa mempergunakan tata pola kehidupan yang benar. Seorang anak sekolah maniak konsumtif menghabiskan uang sekolah yang diberikan untuk membeli pulsa handphone. Memakai uang sekolah yang kebablasan tanpa aturan akan menghancurkan pendidikan anak tersebut. Budaya ini jika tidak mendapat perhatian dan perawatSean akan menghancurkan masa depan si konsumtif

Sebuah negara memiliki tata pengelolaan ekonomi yang sehat yang ditetapkan melalui Rencana Anggaran Pembangunan Negara(RAPBN). Demikian juga sebuah rumah tanggal ditata sang ibu dalam sebuah Rencana Anggaran Pembangunan Rumah Tangga (RAPRT). Tetapi rumah tangga tidak melalui rapat sebagaimana sebuah negara, namun tujuannnya sama yakni sebuah rencana yang matang guna tercapainya kemajuan. Jika pelaksanaan tidak sesuai rencana akan menimbulkan kemunduran atau kehancuran. Salah satu hal yang selalu merusak sebuah program yang telah tertata adalah pola hidup konsumtif tersebut.

Sekarang ini pola hidup konsumtif dicontohkn oleh pemerintah. Sesuatu proyek dilaksanakan bukan berdasarkan kebutuhan, tetapi lebih kepada laba, rabat yang akan dikejar atas proyek tersebut. Negara membeli 10 unit pesawat perang, padahal pesawat yang dibeli setahun yang lalu jarang digunakan. Akibatnya proyek raksasa dengan dana triliyun menjadi sebuah pemborosan yang mubazir. Proyek tidak tepat sasaran ini adalah pola hidup konsumtif yang merusak keuangan negara. Keuntungan untuk pemborong dan pejabat selaku pemnberi proyek hanya untuk menghamburkan uang negara.

Pembangunan terminal atau pasar inpres yang ternyata tidak digunakan justru menjadi tempat persembunyian pencuri atau markas penjudi.

 

 

 

 

 

Anggaran dana untuk proyek yang tidak dipakai ini telah mengergaji, memotong anggaran proyek pendidikan yang jauh lebih penting. Padahal jumlah dana yang dikelola tertentu besarnya. Ibarat membagi 20 buah rambutan kepada 4 orang anak, jika salah satu anak diberi lebih, maka akan ada anak yang menrima ketidak adilan. Budaya hidup konsumtif perlahan menggerogoti budaya asli anak bangsa. Akar budaya bangsa yang dulu memiliki jati diri lemah lembut, sopan santun, ramah tamah dan bergotong royong telah terserabut oleh budaya konsumtif.

 

 

 

 

 

 

 

About these ads

Perihal mtcdempet
wong dempet kecamatan dempet kabupaten demak jawatengah indonesia

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.